Bab I pendahuluan 1 Latar Belakang




Yüklə 19.9 Kb.
tarix20.04.2016
ölçüsü19.9 Kb.


Brectangle 84AB I

PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang

Seiring berkembangnya media komunikasi saat ini membuat orang dari berbagai belahan dunia dapat berkomunikasi dengan mudah dan cepat. Media yang digunakan pun bermacam-macam seperti media internet, media elektronik dan media cetak. Perkembangan media tidak luput dari adanya keterkaitan seorang manusia dengan manusia lainnya. Karena manusia merupakan makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri tanpa adanya komunikasi. Dalam prosesnya komunikasi membutuhkan suatu media dan komunikasi dapat secara tatap muka. Di Indonesia sendiri, keberagaman media sudah tidak dapat dibendung khususnya media elektronik seperti televisi, dengan majunya media televisi semakin banyak televisi-televisi yang bermunculan, baik itu televisi milik pemerintah maupun televisi milik swasta diantaranya SCTV, TV ONE, RCTI, GLOBAL TV, METRO TV dan masih banyak lainnya. Kemajuan televisi sangat mempengaruhi pula dengan banyaknya program-program televisi yang ada sekarang ini dan persaingan antar program televisi semakin ketat, masing-masing saling menarik minat penonton di Indonesia.


1
Keberadaan televisi sangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia, bahkan sudah menjadi suatu kebutuhan dan salah satu hiburan manusia untuk menghilangkan kepenatan, kelelahan setelah menjalani rutinitas yang membosankan, dan stres. Stres merupakan akibat dari adanya konflik, tekanan-tekanan, tuntutan-tuntutan, dan ketegangan yang terjadi dalam hidup (Furqon,2010:9). Hal inilah yang mendorong stasiun televisi untuk membuat dan menayangkan program yang bersifat menghibur dan mendidik sehingga masing-masing stasiun televisi bersaing untuk dapat membuat program acara yang menarik minat banyak penonton. Kehadiran stasiun televisi menimbulkan permasalahan dalam masyarakat, karena mereka membawa banyak dampak dalam kehidupan masyarakat, dampak negatif dan positif. Di sebagian masyarakat dipuaskan kebutuhannya oleh adanya program acara yang disajikan stasiun televisi sehingga masyarakat dapat terhibur, namun di sebagian masyarakat lainnya mengecam program acara yang dianggap tidak mendidik dan tidak sesuai dengan norma yang berlaku, bisa karena program acara tersebut tidak sesuai dengan norma agama dianut masyarakat tersebut, bisa juga karena program acara yang ditayangkan stasiun televisi dikategorikan pembohongan publik atau rekayasa.

Jenis format program acara televisi pun semakin bertambah seperti talkshow, reality show, infotainment, edutainment dan variety show. Sekarang ini banyak program acara televisi yang menampilkan sisi kehidupan kemiskinan seseorang, hanya saja terdapat perbedaan dalam hal pengemasan. Begitupun dengan program acara yang menampilkan hiburan, tujuan sama walaupun pengemasannya berbeda seperti “OVJ” dan “Oesman 77” di Trans 7, “Pesbukers” di ANTV dan masih banyak lagi.

ANTV singkatan dari Andalas Televisi yang merupakan salah satu televisi swasta nasional di Indonesia yang mendapat izin siaran nasional melalui Keputusan Menteri Penerangan RI No. 04A/1993. Stasiun televisi ANTV menyajikan program acara “Pesbukers” yang bertujuan untuk memberikan hiburan kepada pemirsa televisi. Penulis meneliti program acara “Pesbukers” karena acara yang bertemakan hiburan ini menjadi pembicaraan di kalangan masyarakat, banyaknya pro dan kontra terhadap tayangan ini. Seperti saat program acara “Pesbukers” diberi sanksi penghentian sementara siaran acara tersebut berlaku pada tanggal 9-15 Juli 2012, dikarenakan adanya pelecehan yang dilakukan oleh salah satu pengisi acara yaitu Olga Syahputra (ich/ich, 2012). Serta, terdapat pelanggaran pada adegan Raffi Ahmad yang memasukan kepalanya ke dalam rok Jupe dan ini dianggap tidak pantas. Selain itu, sepanjang tahun 2012 program Pesbukers mendapat 233 pengaduan, dan terdapat beberapa pelanggaran yang dilakukan lagi oleh pihak Pesbukers (ANTV) di tahun 2013 yang mana jenis pelanggarannya tidak disebutkan oleh KPI.

Meskipun demikian, program ini tetap menjadi pilihan favorit untuk dinikmati, terlihat dari kemenangan program Pesbukers di dalam penghargaan Panasonic Gobel Awards tahun 2013 dalam kategori program komedi/lawak terfavorit.

Program acara “Pesbukers” yang berarti Pesta Buka Bareng Selebritis awalnya merupakan program yang dibuat khusus untuk menemani masyarakat menjelang buka puasa di bulan ramadhan namun karena rating program ini semakin bagus jadi disiarkan pula di hari biasa. Selain itu, nama program PESBUKERS merupakan plesetan dari Facebook yaitu program jejaring sosial yang sedang menjadi trend di kalangan masyarakat, menjadikan program ini mudah diingat masyarakat. Program PESBUKERS menggunakan konsep “Sketsa Reality” dimana memasukan unsur gossip yang sedang hot kedalam bentuk sketsa, seperti kisah percintaan Olga dan Jessica yang sangat ditunggu-tunggu oleh para OlJess Lovers (istilah fans nya Olga dan Jessica), juga kisah cinta Raffi Ahmad maupun gossip dari bintang tamu yang hadir di setiap episodenya.

Sejak awal penayangan hingga kini, “Pesbukers” menuai banyak kritikan, kritikan yang ada biasanya karena ucapan-ucapan pemain dan tingkah laku yang mereka tampilkan terlalu berlebihan dan terdapat unsur kasar dan kekerasan. Meskipun tetap tidak mengurangi minat masyarakat untuk menonton acara tersebut. Ratingnya sendiri sering meraih tvr 2 dan share rata-rata di atas 10% dalam perolehan rating (Pertelevisian, 2012).
1.2 Rumusan Masalah

Program “Pesbukers” adalah salah satu program komedi yang banyak mendapat kritikan karena isi program acaranya banyak menampilkan ucapan atau perilaku kekerasan, sedangkan yang menjadi target audience program itu sendiri yaitu remaja. Sekilas dapat dilihat akan munculnya permasalahan berat karena setelah memahami arti remaja dan dikaitkan dengan program acara “Pesbukers” ini dapat memberikan suatu efek yang negatif yaitu timbulnya perilaku kekerasan. Perilaku ini bisa dimasukan kedalam kategori kekerasan (violence) dimana suatu perilaku agresif dapat berupa pencederaan fisik namun juga dapat berupa pencederaan non fisik atau yang terjadil akibat agresi verbal (Anantasari, 2006). Dapat menjadi permasalahan serius jika program acara tersebut dijadikan rutinitas tontonan bagi para remaja.

Berdasarkan uraian yang telah dijelaskan, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah :

Bagaimanakah persepi penonton terhadap perilaku kekerasan dalam program Pesbukers di AnTV Jakarta?

Mengacu pada rumusan masalah diatas penulis menetapkan judul skripsi :

PERSEPSI PENONTON TERHADAP PERILAKU KEKERASAN DALAM PROGRAM PESBUKERS DI ANTV JAKARTA”




1.3 Pembatasan penelitian

Dalam penelitian ini penulis akan membatasi masalah dalam persepsi penonton terhadap perilaku kekerasan dalam program Pesbukers di ANTV Jakarta. Agar lebih spesifik maka persepsi yang akan diteliti adalah persepsi khalayak berdasarkan jenis kelamin. Dimana ini merupakan faktor penting dalam munculnya sebuah persepsi khalayak terhadap format dari suatu program yang disuguhkan oleh media massa.


1.4 Tujuan dan Manfaat

Tujuan :


Untuk mengetahui persepi penonton terhadap perilaku kekerasan dalam program Pesbukers di AnTV Jakarta

Manfaat :



  1. Manfaat Akademis :

Penelitian ini diharapkan dapat membantu kita lebih memahami tentang Pengembangan ilmu komunikasi pada umumnya dan pengembangan teori S-O-R pada khususnya yang berkaitan dengan persepsi penonton terhadap perilaku kekerasan dalam program Pesbukers di ANTV Jakarta.


  1. Manfaat Praktis :

Secara praktis hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat bagi perusahaan pembuat program Pesbukers (ANTV) dalam menentukan pengembangan dan kebijakan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat.


    1. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan skripsi ini terdiri dari 5 bab yang sudah disusun secara sistematis. Isi dari setiap bab sebagai berikut :
BAB 1. PENDAHULUAN

Bab ini memberikan penjelasan secara garis besar dari keseluruhan skripsi. Isi dari bab ini meliputi latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan dan manfaat, dan sistematika penulisan.


BAB 2. STUDI PUSTAKA

Bab ini berisikan teori dasar dan teori pendukung yang digunakan sebagai dasar dan acuan dalam pembuatan skripsi. Teori tersebut berupa definisi, konsep dasar, pendapat dari para ahli serta teori lainnya.


BAB 3. METODE PENELITIAN

Bab ini dijelaskan tentang metodologi penelitian yang dibuat. Isi dari bab ini meliputi penelitian yang berjalan, kuesioner, analisa kuesioner, masalah, dan solusi alternatif.


BAB 4. HASIL PENELITIAN

Pada bab ini dijelaskan tentang hasil dari penelitian yang sudah dilakukan, disertai dengan evaluasi yang dihasilkan.




BAB 5. SIMPULAN DAN SARAN

Bab terakhir dalam skripsi ini berisakn tentang kesimpulan yang didapat dari hasil penelitian, dan saran yang bertujuan untuk tindakan lanjut yang jauh lebih baik untuk menyempurnakan penyusunan skripsi ini.




1
1



Verilənlər bazası müəlliflik hüququ ilə müdafiə olunur ©azrefs.org 2016
rəhbərliyinə müraciət

    Ana səhifə